Cari Blog Ini

Sabtu, 05 Juli 2014

Perubahan Radikal versus Perubahan Sedikit Demi Sedikit

Banyak orang rindu memperoleh kembali margin dalam kehidupan mereka. Margin adalah suatu ruang antara beban hidup kita dengan batas-batas kesanggupan kita. 

Setiap orang memerlukan margin di mana energi kita diisi kembali, relasi-relasi kita dipupuk, dan hikmat ditemukan.

Setelah berlarut-larut menggumuli stres dan kelebihan beban hidup setiap hari, orang berupaya mengatasi masalahnya. Namun, bagaimana cara memulainya?

Ada dua jalan menuju ke arah margin. Jalan pertama, perubahan radikal; dan jalan kedua perubahan yang dilakukan sedikit demi sedikit. Keduanya memiliki tujuan yang sama, tetapi jalan pertama akan membawa Anda lebih cepat sampai ke tujuan.

Setelah hidup dengan beban berlebihan selama bertahun-tahun dan telah lelah berjuang, semakin banyak orang yang sangat keletihan dan siap melakukan perubahan besar. Ketika mereka melihat suatu restrukturisasi yang masuk akal secara emosi dan spiritual, tak ada lagi yang mereka inginkan selain menyapu bersih yang lama dan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik.

Keputusan seperti itu untuk memperoleh margin, mungkin mengakibatkan  pengurangan jam kerja, memulai dari awal suatu pekerjaan yang berbeda, membeli rumah lebih kecil, menjual mobil atau kapal atau pesawat pribadi yang mahal. Kebanyakan perubahan radikal ini memerlukan penyederhanaan yang sungguh-sungguh.

Pendekatan radikal tersebut bisa sangat menolong dalam membangun margin kembali. Namun, perlu diperhatikan, jangan membuat keputusan restrukturisasi yang penting secara tergesa-gesa. Semakin penting suatu keputusan, semakin perlu waktu cukup untuk mempertimbangkannya.

Tetapi, kebanyakan orang yang tidak bisa atau tidak bersedia mengambil solusi radikal dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan, memiliki kecenderungan melakukan perubahan sedikit demi sedikit. Umumnya, mereka adalah orang-orang yang keletihan, tetapi takut akan munculnya gangguan bahkan kekacauan karena perubahan yang tiba-tiba. Mereka lebih suka keluar dari penderitaan mereka selangkah demi selangkah.

Perlu diperhatikan, sebagian besar hidup kita sudah sangat tidak bermargin lagi, sehingga perbaikan yang dilakukan sedikit demi sedikit mungkin tidak akan menghasilkan perubahan substantif yang cukup untuk mengurangi rasa sakit. Dalam hal ini, nasihat saya adalah lakukan tindakan yang lebih berani.

Kalau kita sendiri tidak mengubah arah tujuan, kemungkinan besar kita akan berakhir di tempat di mana kita mulai diarahkan. (Pepatah dari China)

(Dari: Buku A Minute of Margin - Mengembalikan Keseimbangan pada Hidup yang Sibuk, karya Richard A. Swenson, M.D. Penerbit CV Pionir Jaya, 2007)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar