Cari Blog Ini

Kamis, 24 Januari 2013

Mewariskan Nilai Kehidupan

Warren Buffet
Tahun 2008, Warren Buffet dinobatkan menjadi orang terkaya nomor satu di dunia. Bagaimana gaya hidupnya?

- Ia mendonasikan 31 miliar dollar untuk kemanusiaan.

- Ia masih tinggal di rumah kecil dengan 3 kamar di Omaha, yang dibelinya 50 tahun lalu saat baru menikah. Rumah tanpa pagar dan tembok tinggi.
"Jangan membeli lebih dari yang sungguh-sungguh Anda butuhkan. Doronglah anak-anak Anda untuk berpikir dan melakukan yang sama," katanya.

- Ia menyetir mobil Volvo kunonya sendiri, tanpa sopir dan pengawal.

- Ia tak pernah menggunakan pesawat jet pribadi, walau memiliki salah satu perusahaan pesawat jet terbesar. 

- Ia tak pernah berkumpul dalam pertemuan glamor kelas atas. 

- Ia tak pernah menggunakan telepon seluler dan laptop. "Jangan pamer. Jadilah diri sendiri dan nikmati hal-hal yang Anda lakukan," katanya.

Ketiga anaknya bekerja dan tak ada yang menganggur untuk menikmati harta orangtuanya. Mereka setuju dengan rencana ayah mereka untuk melepas sebagian besar hak waris mereka kepada badan sosial kemanusiaan.

Mengapa Warren Buffet melakukan hal tersebut? "Saya mau memberi secukupnya untuk anak-anak saya, sehingga mereka bisa melakukan segalanya. Saya tidak mau memberi terlalu banyak kepada mereka, sehingga mereka merasa tak perlu melakukan apa-apa."

(Dari: Buku 100 Inspiring Stories - Kisah-kisah Kehidupan yang Menginspirasi, Menghibur, dan Menyejukkan Jiwa Anda, karya Xavier Quentin Pranata. Penerbit Andi-Yogyakarta, 2012)
 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar