
Ini bukan promosi power bank. Tetapi, dalam kehidupan sehari-hari kita dapat berlaku seperti power bank. Kita menjadi pemberi energi bagi orang-orang di sekeliling kita yang mulai kehabisan “batere.”
Energi yang kita berikan dapat berupa senyum, sapaan, ucapan-ucapan yang positif, dorongan moral, bantuan non-material dan material.
Setelah memberikan energinya, power bank akan kehabisan energi, sehingga perlu di-charge kembali ke sumber listrik. Kita pun perlu tetap bersandar pada Sumber Utama energi kita. Dengan cara ini, kita dapat terus membagikan energi kita kepada orang-orang di sekitar kita yang membutuhkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar